Wednesday, December 11, 2013

olahraga yang tepat

Banyak kasus serangan jantung terjadi setelah olahraga. Cek, olahraga apa yang cocok untuk Anda.

Secara umum, ada dua jenis olahraga.Ada yang disebut sebagai olah raga kesehatan dan olah raga prestasi atau olah raga permainan. Olah raga untuk kesehatan sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Para pakar kesehatan menyarankan dalam satu hari setidaknya kita melakukan olah raga atau aktivitas fisik minimal 30 menit dengan intensitas sedang. Misalnya berjalan kaki, jogging, senam atau bersepeda santai.

Tujuannya, selain melatih jantung, juga untuk menguatkan tulang, melatih pernafasan, mengatur metabolisme dan menjaga tubuh tetap bugar. Olah raga seperti ini dianjurkan untuk siapa saja.

Jenis olah raga kedua adalah olah raga prestasi atau permainan. Yaitu jenis olah raga yang sifatnya permainan dan menuntut tempo yang berubah-ubah. Seperti bulu tangkis, sepak bola, futsal, atau bola basket. Saat melakukan olah raga jenis ini jantung dituntut untuk bekerja lebih keras.

Kasus kematian mendadak akibat serangan jantung sering terjadi pada jenis olah raga ini. “Selain membutuhkan stamina ekstra, olah raga jenis ini juga membutuhkan kondisi tubuh yang benar-benar fit,” jelas Zaenal. Orang dengan penyakit jantung tidak dianjurkan untuk hati-hati untuk melakukan olah raga jenis ini.

Jadi pilih-pilih jenis olahraga Anda dan sesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda.

“Waktu terbaik untuk berolahraga adalah ketika Anda bisa melakukannya secara konsisten,” kata Jessica Matthews, seorang ahli fisiologi olahraga dan juru bicara di American Council on Exercise.

Berikut ini 6 waktu yang tepat untuk Anda berolahraga :

Sore hari
Sebuah hasil penelitian mengungkapkan bahwa salah satu waktu yang tepat untuk olahraga adalah ketika matahari akan terbenam atau di sore hari sekitar pukul 4 dan 5 sore, dimana suhu tubuh manusia diketahui berada pada tingkat tertinggi. Pada waktu tersebut Anda akan mendapatkan latihan yang maksimal, membuat otot Anda lebih fleksibel sehingga menghasilkan kekuatan pada tingkat tertinggi dan latihan Anda akan terasa menjadi lebih mudah.

Pagi hari
Ini alasan mengapa Anda harus bangun pagi untuk berolahraga, karena dalam sebuah studi kecil di Mollen Clinic, Arizona, AS, membuktikan bahwa 75% latihan di pagi hari, para pasien di klinik ‘terjebak’ dengan rutinitas yang baik tersebut, dibandingkan yang hanya 25% olahraga di sore hari. “Anda memulai hari dengan pembakaran kalori yang tinggi, dan mendapatkan energi yang maksimal dari metabolisme tubuh yang baik dalam membantu Anda meningkatkan energi untuk melakukan aktivitas seharian,” ujar Jenn Burke, fitness manager di Crunch Gyms, Los Angels, AS. Burke juga menyarankan untuk menambahkan camilan tinggi protein setelah Anda bangun tidur.

Ketika terserang flu
Melakukan olahraga ketika Anda sakit itu memang tidak dianjurkan, tetapi jika Anda hanya terserang flu ringan, latihan kecil dirumah bisa membantu mengurangi gejala tersebut. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Thomas G. Weidner, PhD., dan rekannya dari Ball State University, AS, menemukan bahwa bahan kimia alami dalam tubuh yang meningkatkan suasana hati akan dilepaskan oleh tubuh selama berolahraga sehingga dapat membantu mengobati gejala flu. Namun hindari berolahraga terlalu lama, Anda bisa melakukan setengah dari waktu biasanya Anda berolahraga dan baiknya dilakukan didalam rumah karena selain lebih efisien juga menghindari agar kuman tidak menular ke orang lain. Jessica Matthews menyarankan melakukan yoga atau berjalan di treadmill selama 20 menit di tambah dengan stretching.

Ketika masa ‘haid’ tiba
ketika haid datang, sebagian wanita memilih mengurangi intensitas aktivitasnya termasuk mengurangi jadwal olahraga, ini mungkin disebabkan oleh rasa sakit di perut saat haid. Namun menurut para ahli, zat endorfin (zat biokimia dalam tubuh) yang dikenal sebagai hormon kebahagian dilepaskan oleh tubuh selama olahraga dapat meningkatkan mood serta mengurangi rasa sakit ketika haid. Bahkan, Stacy Sims, PhD., seorang ahli fisiologi olahraga dari Stanford Prevention Research Center, mengungkapkan bahwa masa haid mungkin adalah waktu terbaik untuk meningkatkan intensitas olahraga. Hasil penelitian yang dilakukan Stacy menunjukan adanya perubahan hormon selama haid yang dapat membuat seorang wanita merasa lebih kuat dan membantu menghilangkan rasa sakit lebih cepat.

Olahraga pada jam istrahat kantor
Selain dapat menghilangkan stres dan meningkatkan mood, olahraga saat waktu istrahat kantor juga menawarkan banyak manfaat positif untuk kinerja seseorang seperti misalnya, meningkatkan ketajaman mental, manajemen waktu dan produktivitas. Menurut Jessica Matthews, jalan cepat selama 5-10 menit disekitar gedung kantor bisa menjadi alternatif baik jika Anda tidak cukup waktu untuk pergi ke gym pada jam istrahat kantor.

Ketika merasa lelah
Menurut Jenn Burke, melakukan olahraga saat merasa lelah sehabis beraktivitas seharian dapat membantu membangkitkan energi yang lebih kuat daripada yang dihasilkan setelah tidur siang. Burke menyarankan untuk melakukan beberapa sesi olahraga selama 20 menit seperti, jogging di sekitar rumah atau cardio dance didalam rumah. Hal ini juga bagus untuk jam biologis Anda di malam hari sehingga Anda akan mendapatkan kualitas tidur yang baik.